I. Ringkasan Eksekutif
Koperasi Syariah Desa Merah Putih
bertujuan menjadi lembaga ekonomi desa berbasis prinsip syariah (tanpa riba,
adil, transparan, dan berbagi hasil) yang melayani kebutuhan anggota dalam
bidang:
- Simpanan dan pembiayaan syariah
- Perdagangan kebutuhan pokok & hasil
pertanian
- Pembiayaan usaha produktif anggota
Target koperasi adalah 150
anggota aktif pada tahun pertama dengan fokus pembiayaan sektor riil desa.
![]() |
Membahas Rencana Usaha Koperasi Desa Syariah Merah Putih |
II. Profil & Asumsi Dasar
1. Profil Singkat
- Bentuk: Koperasi Syariah (KSPPS/Kopdes
Syariah)
- Wilayah kerja: Desa
- Jumlah anggota awal: 150 orang
- Pengelola inti: 6 orang
- Sistem usaha: Bagi hasil & jual beli
syariah
2. Asumsi Umum Keuangan
- Tahun proyeksi: 5 tahun
- Mata uang: Rupiah
- Pertumbuhan anggota: 10% per tahun
- Tingkat bagi hasil koperasi (net): 25–35%
- Tingkat pembiayaan bermasalah (NPF): 3%
III. Unit Usaha & Skema Syariah
1. Unit Simpanan Anggota
Akad: Wadiah & Mudharabah
|
Jenis Simpanan |
Jumlah Anggota |
Rata-rata Simpanan |
Total |
|
Simpanan Pokok |
150 |
200.000 |
30.000.000 |
|
Simpanan Wajib (1 thn) |
150 |
50.000 x 12 |
90.000.000 |
|
Tabungan Mudharabah |
100 |
2.000.000 |
200.000.000 |
|
Total Dana Terkumpul |
320.000.000 |
2. Unit Pembiayaan Syariah
Akad: Murabahah, Musyarakah, Qardhul Hasan
Komposisi Pembiayaan
|
Akad |
Persentase |
Nilai |
|
Murabahah (jual beli) |
50% |
160.000.000 |
|
Musyarakah (bagi hasil) |
40% |
128.000.000 |
|
Qardhul Hasan (sosial) |
10% |
32.000.000 |
|
Total |
100% |
320.000.000 |
Estimasi Pendapatan Tahunan
- Margin murabahah rata-rata: 15%
- Bagi hasil musyarakah (porsi koperasi): 30%
|
Sumber Pendapatan |
Perhitungan |
Nilai |
|
Margin Murabahah |
160 jt x 15% |
24.000.000 |
|
Bagi Hasil Musyarakah |
(128 jt x 25%) x 30% |
9.600.000 |
|
Jasa administrasi |
estimasi |
5.000.000 |
|
Total Pendapatan |
38.600.000 |
3. Unit Perdagangan Desa (Toko Syariah)
Akad: Murabahah & Wakalah
- Modal awal barang: Rp 80.000.000
- Rata-rata penjualan per bulan: Rp 25.000.000
- Omzet tahunan: Rp 300.000.000
- Margin bersih: ±10%
Laba Bersih Toko:
Rp 300.000.000 x 10% = 30.000.000
IV. Proyeksi Laba Rugi Tahun Pertama
1. Total Pendapatan
|
Sumber |
Nilai |
|
Unit Pembiayaan |
38.600.000 |
|
Unit Perdagangan |
30.000.000 |
|
Total Pendapatan |
68.600.000 |
2. Biaya Operasional
|
Komponen |
Nilai |
|
Honor pengelola (6 org) |
24.000.000 |
|
ATK & administrasi |
5.000.000 |
|
Penyusutan & perawatan |
4.000.000 |
|
Pelatihan & DPS |
3.000.000 |
|
Cadangan risiko pembiayaan |
3.000.000 |
|
Total Biaya |
39.000.000 |
3. Laba Bersih Koperasi
68.600.000 – 39.000.000 =
29.600.000
V. Skema Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)
|
Alokasi SHU |
Persentase |
Nilai |
|
Anggota (bagi hasil) |
40% |
11.840.000 |
|
Cadangan koperasi |
25% |
7.400.000 |
|
Pengelola |
20% |
5.920.000 |
|
Dana sosial (zakat/infaq) |
10% |
2.960.000 |
|
Pendidikan & dakwah |
5% |
1.480.000 |
|
Total |
100% |
29.600.000 |
VI. Proyeksi Arus Kas (Cash Flow) Tahun 1
|
Uraian |
Nilai |
|
Saldo awal |
0 |
|
Penerimaan kas |
388.600.000 |
|
Pengeluaran kas |
359.000.000 |
|
Saldo akhir tahun |
29.600.000 |
VII. Analisis Kelayakan Sederhana
1. Break Even Point (BEP)
- BEP pendapatan ≈ Rp 45.000.000 / tahun
- Realisasi pendapatan: Rp 68.600.000
➡ Layak secara operasional
2. ROI (Return on Investment)
ROI = 29.600.000 / 320.000.000 = 9,25%
per tahun
(tinggi untuk koperasi desa dan
stabil)
VIII. Risiko & Mitigasi
|
Risiko |
Mitigasi |
|
Pembiayaan macet |
Seleksi anggota & pendampingan |
|
SDM belum paham syariah |
Pelatihan & DPS |
|
Modal terbatas |
Kerja sama BPRS / Bank Syariah |
|
Kepercayaan anggota |
Transparansi laporan |
IX. Penutup
Rencana bisnis ini menunjukkan
bahwa Koperasi Syariah Desa Merah Putih layak secara ekonomi, syariah, dan
sosial. Dengan modal relatif kecil, koperasi mampu:
- Menghasilkan laba berkelanjutan
- Menekan praktik riba
- Menggerakkan ekonomi desa
- Menjadi pusat keuangan umat di desa

Komentar
Posting Komentar